2016-02-06

penantian



Kehidupan ku tidak memang tidak seindah cerita dongeng ataupun beberapa cerita karangan novel yang berkahir indah sesuai keinginan karena disetting, tetapi yang akan ditulis ini adalah kisah ku, dimana semua itu nyata tanpa ada rekayasa ataupun editan ia berjalan mengikuti waktu, tempat dan keadaan saat ini, Cerpen bukan singkatan dari cerita pendek tetapi ini adalah cerita penantian panjanga, rasanya aku hanya menenal 1 wanita saja selama hidup dari kecil sampai saat sekarang tidak dalam pikiran ini selain dia.

Siapa sebenarnya dia dan bagaimana kisah yang terjadi, semua berjalan seperti biasa alami sejak aku berusia tahun sampai berkepala 2, dari mulai SD, SMP, SMA, Kuliah, dan menjelang S2 semua mungkin akan terus berlanjut sampai aku kuliah S3 nanti. Kisah ini bermula sejak aku SD saat dimana usiaku masih belasan tahun belum mengenal smartphone tidak ada permaninan canggih saat itu yang ada hanya permainan tradisional seperti bermain tumpuk batu, tendang kaleng, pantak lelek dan beberapa permaninan legendaris lainnya.

Tetapi bagi ku itu lebih dari sebuah smartphone atau permainan canggih bahkan serunya lebih dari Fban ataupun coc entahlah tidak ada yang sebanding dengan masa itu, karena bukan sebuah permainan saja yang dinilai tetapi bermain, bertemu dan berkumpul setiap hari bersama teman tidak seperti jaman sekarang mereka sibuk sendiri dengan smartphone jarang sosialisasi dirumah bahkan bocah jaman sekarang cenderung Individual.
Hasil gambar untuk penantian







Kalian sudah pasti mengerti bahwa kisah ku bermula sudah lama jika kalian mengingat permainan itu, yang pasti perjalan waktu adalah saksi bahwa kisah itu memang benar-benar nyata sampai saat ini. Hari senin adalah hari dimana semua baju ku terasa bersih, wangi dan rapi, sebab itu adalah hari pertama masuk sekolah belum ada noda dan kotoran atau lainnya, tiba dihari rabu atau kamis baju sekolah ku sudah penuh dengan noda kuning tanah bermain, melompat bergulung dalam kotak sampah tempat ku bermain.

Seragam lusuh penuh debu biasa aku pakai setiap hari, ingat saat itu SD tidak ada yang berbeda dengan kehidupan ku selama sekolah sadar, hanya saja aku tumbuh menjadi bocah aktiv bermain tidak begitu pintar balajar selama sekolah aku hanya mendapatkan dua kali rangking bagus kelas IV SD urutan IV dan kelas lima masuk dalam sepuluh besar sisanya selalu mendapat nilai pas-pasan, perjalanan akademik ku tidak sebaik dengan prestasi olahraga.

Lompat Jauh adalah olahraga yang aku tekuni semasa SD sampai terus tingkat kabupaten dan kota prestasi ada pada ku, SD aku belum mengenal pacaran atau menyukai gadis lain tidak pernah ada terlintas dalam pikiran ini bahwa aku mulai beranjak remaja mengenal cinta monyet atau sejenisnya, perjalanan saat aku di SD hanya bermain dan bermain seperti itulah aku terus menikmati.

Aku adalah anak kedua dari 3 bersaudara memiliki satu orang kakak dan satu orang adik perempuan kehidupan kami memang tidak berkecukupan waktu itu tetapi kami adalah keluarga bahagia yang selalu mensyukuri semua nikmat Tuhan, Ibu ku adalah seorang guru SD disalah satu desa terpencil bagian Sumatera Selatan, mengajar menempuh jalan yang becek dan melelahkan sudah menjadi rutinitas beliau.

tetapi itu semua tidak pernah dikeluhkan, semua akan terbayar ketika melihat murid sukses itulah yang dikatakan Ibu dulu, tidak jarang aku menayakan pengalaman beliau sepulang mengajar, disela-sela cerita itu beliau sering mengatakan bahwa ada salah satu dari muridnya yang sangat cantik dan rajin, "Nah ada murid Ibu yang cantik dan sangat rajin setiap hari ia selalu menyempatkan diri untuk membantu ibunya dirumah dan ayahnya bekerja meksi ia seorang wanita tetapi sangat lah rajin tidak pernah malu untuk melakukan sesuatu yang baik".

"Ia juga adalah anak berprestasi dikelas, Ibu senang sekali melihat gadis kecil itu setiap hari ia selalu mencuci piring di sungai membawa semua itu dengan bakul penuh bahkan semua badannya tidak terlihat tertutup dengan peralatan itu". Semua dia lakukan dengan ceria anak yang cantik dan baik, seandanya dia ingin ikut Ibu pasti Ibu akan membawanya kesini karena Ibu menyukai gadis itu".

Itu cerita Ibu ku saat aku masih SD, entah mengapa aku sangat penasaran dengan gadis itu selama SD hanya ada gadis itu didalam pikiran ini seperti apa sosok gadis kecil dalam cerita Ibu ku, setiap hari aku terus membayangkan wajah gadis itu meski aku tidak pernah melihatnya, Ibu ku tidak hanya sekali menceritakan kisah itu gadis cantik putih, tinggi rajin berbakti kepada orang tua, ia lebih suka bekerja dari pada bermain.

Meski usianya masih muda pikirannya sudah seperti orang dewasa, tidak terasa masa SD ku berkahir dan berlanjut menuju SMP seperti kebanyakan siswa baru rasa bahagia terus terpancar dari muka ku, dalam hati berharap semoga aku menemukan gadis kecil yang diceritakan Ibu ku waktu dulu, memang dulu Ibu pernah memberi tahu nama panggilan gadis itu tetapi dia memiliki panggilan kecil yang berbeda dengan nama aslinya sedangkan di SMP ku semua harus wajib memanggil nama asli entah itu nama belakang atau nama depan.

Jadi tidak pernah aku dengan Nama gadis itu meski penasaran hati ini seperti apa sosok gadis itu, dari mulai SMP aku terus memiliki tekat bahwa suatu saat nanti aku akan memabawa gadis itu kerumah untuk Ibu ku. Semua itu tidak berlangsung lama karena pada saat SMP aku sudah mulai mengenal cinta Monyet hati ini jatuh pada seorang wanita yang ku beri panggilan Sang Puteri meski aku menyukainya, tidak pernah berani mengungkapkannya.

Karena dia adalah gadis tercantik di SMP ku, aku pun tahu diri bahwa dulu aku bukan siapa-siapa dan tidak punya apa-apa dan aku lebih memilih untuk menjadi pengagum rahasia dibandingkan dengan mengatakannya langsung, terkadang aku menceritakan perasaan itu curhat kepada Ibu ku, tetapi Ibu selalu memarahi ku dan mengatakan "Kamu masih kecil sekolah dan belajar yang paling utama" tetapi tetap saja aku sering menceritakan kisah gadis itu bahwa dia adalah cewek tercantik di SMP ku, Rambut panjang terurai, tinggi, putih seperti Model.

Tetapi Ibu selalu saja memarahi dan menyuruh ku untuk mencari gadis muridnya dulu, dia ingin melihat cantik mana gadis pujaan ku atau muridnya dulu, tetapi dengan tegas aku mengatakan tidak pernah menemukan nama gadi kecil itu, dalam pikiran ku mungkin dia bersekolah tempat lain, semua berjalan terus tanpa terasa waktu terus bergerak, disekolah ku penetapan kelas berdasarkan kepintaran ada 3 kelas A adalah anak-anak yang pinta, kelas B anak yang sedang sedangkan kelas C anak yang biasa saja tetapi memiliki bakat bidang olahraga.

Selama sekolah aku hanya bisa bertahan di kelas B dan tidak pernah pindah kelas meski masuk 10 besar beberapa kali usaha yang diakukan tetap sama, sedangkan gadis pujaan ku satu tahun kelas sama tetapi dikelas dua dia naik kelas A, itulah motivasi ku belajar mengejar untuk bisa naik kelas A persyaratan adalah masuk dalam sepuluh besar setiap semester, usaha itu memang aku dapatkan sempat peringkat 6 harapan pasti pindah kelas tetapi pada saat itu keputusan sekolah dalam pemindahan kelas tidak berlaku lagi selama satu tahun.

Hal hasil semua ku lakukan untuk mengejar gadis pujaan agar bisa satu kelas kandas karena kebijakan sekolah sudah berubah sedangkan dikelas 3 tidak ada lagi pemindahan kelas jadi aku hanya satu tahun sekelas dengan gadis itu, selebihnya hanya bisa melihatnya dari jauh, melihat senyumnya saja aku sudah sangat bahagia. Tanpa terasa semua berlalu dengan cepat tiba saat dimana kelulusan dan perpisahan SMP, dan seperti kebanyakan sekolah lain sekolah ku juga mengundang orang tua murid untuk acara itu.

Aku juga memiliki maksud menunjukan gadis yang aku idolakan kepada Ibu ku tetapi hal mengejutkan terjadi sebelum aku ceritakan mengenai gadis itu, di parkir motor Gadis Pujaan ku terlihat menyalami Ibu ku, aku tidak pernah menyangka bahwa dia sangat mengenal Ibuku, setelah ditanya ternyata itu adalah gadis kecil murid SD dulu, sangat mengejutkan kebetulan sekali selama ini kami menceritakan dua orang yang ternya satu orang yang sama.

Ternyata gadis tercantik disekolah ku adalah murid SD Ibu ku dulu, Beliau terlihat sangat menyukai gadis ini ketemu dipeluk di cium dengan erat, sepulang dirumah beliau kembali menceritakan dan mengatakan bahwa itulah gadis yang dia maskud sambil meledek ku dan menanyakan mana gadis tercantik di SMP, aku juga tidak menjawab ledekan itu karena percuma sebab itu adalah orang yang sama Murid SD Ibu ku adalah gadis tercantik di SMP ku.

Semua sudah berkahir perjalanan ku menuju SMA terus berlanjut semua nampak biasa sampai pada penerimaan sekolah usai dan kami resmi masuk sekolah sangat mencengangkan bahwa aku kembali satu kelas dengan gadis pujaan waktu SMP dulu, entah itu disengaja atau mungkin rejeki, satu kelas bahkan selama SMA kami terus satu kelas, hal sama yang pernah aku lakukan di SMP terus dilanjutkan yaitu hanya mengagumi tanpa satu kali pun mengucapkan cinta padanya sebab aku tahu bahwa jika seorang sahabat mencintai sabat akan merusak semua hubungan persahabatan.

Hubungan persahabatan jauh lebih penting dari sekedar pacaran, tetapi Ibu ku selalu mengakatan hal sama dan terus menyakan kabar sekali waktu gadis itu, bahkan saat aku SMA Ibu sudah mulai berani mengatakan bahwa beliau sangat senang jika aku bisa menjadikan Gadis Itu Pacar ku dan membawanya kerumah tetapi apa daya aku tidak berani melakukannya secara aku hanya cowok biasa yang harus tahu diri, yang menyukai gadis itu tidak hanya aku setiap laki-laki disekolah ku menyukainya.

Cerita penantian ku berlanjut dari SD sampai dengan SMA bahkan setelah kami lulus aku tidak pernah sempat mengatakan isi hati ini, bisa dibilang Cinta Terpendam entah sampai kapan munkin sampai mati aku tidak pernah berani mengungkapkan rasa itu. Sampai pada akhirnya aku kuliah dan dia bekerja di kota yang berbeda dengan jarak jauh, sekarang aku tidak bisa melihat senyumnya lagi meski hanya dari kejauhan.

Tetapi rasa mencintainya tidak pernah berubah, meski ia tidak tahu, sempat terdengar bahwa dia akan menikah sampai pada saat itulah aku memutuskan untuk melupakan gadis itu, tanpa terasa aku sudah tamat kuliah dan menjadi laki-laki yang banyak diidolakan perempuan karena berhasil berprestasi selama sekolah bahkan pekerjaan ku cukup keren menjadi seorang penulis Novel Online yang banyak disukai ribuan orang bahkan jutaan setiap hari.

Tetapi kisah yang ditulis adalah kisah sebuah penantian ku terhadap seorang wanita yang sampai saat ini belum menemukan jawaban, semua berangsur-angsur pergi dan semua pergi menjadi sebuah kenangan sampai pada akhirnya kami reonian SMA, tanpa disadari aku bertemu dengan gadis pujaan hati ku, tetapi ada yang beda ternyata dari ribuan fens web ku dia adalah salah satunya, waktu itu aku menulis semua kisah itu dengan nama asli. Terang saja semua isi itu adalah kisah nyata hidup ku.

Sudah pasti Sang Gadis mengetahui semuanya karena ada lebih dari 1000 postingan yang pernah aku tulis dari mulai SD yang aku kumpulan melalui diary dan disalin ke Blog, hal hasil dia mengetahui bahwa aku menyainnya. Tetapi dia juga pura-pura belum mengetahui. Dalam hidup ku rasanya aku hanya mengenal satu gadis saja dari mulai aku dilahirkan sampai mungkin nanti mati, dulu aku hanya bisa melihat gadis itu dari kejauhan saja melihat senyumnya setiap hari sangat membahagiakan bagi ku.

Aku tidak pernah mengharapkan apa-apa hanya ingin melihat senyumnya, entah sampai kapan semua bisa bertahan, setelah reoni itu aku fokus pada karir ku setahun bekerja aku alhamdullilah bisa mencapai semua, pada akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri masa lajang ku diusia 23 tahun. Semua sudah berlaku mungkin itu adalah cerita penantian panjang yang tidak pernah akan aku lupakan seumur hidup, setah semua berlalu leih dari 15 tahun lamanya terhitung dari SD sampai lulus kuliah.

Ada yang sedikit berbeda dengan ku setelah dan sebelum menikah yaitu jika dulu aku hanya bisa mengaguminya dari kejauahan sekarang aku bisa menggumi dia dekat, setiap bangun tidur aku melihatnya tersenyum disamping ku, ya memang benar aku sudah menikahi Gadis kecil itu dan memenuhi janji pada Ibu ku yang akan membawa pulang Gadis Kecilnya serta menjadikan dia bagian dari keluarga kami.

Sebuah cerita penatian yang sangat panjang dan melelahkan tetapi aku tidak pernah menyerah mengidolakan dia sampai pada akhirnya sekarang aku bisa memeluknya dan menciumnya, aku ingin cerita penantian ini akan terus berlanjut sampai aku mati nanti dan sekali lagi aku hanya ingin mengenal satu wanita saja dari aku kecil pertama mengenal cinta sampai aku tua dan pergi meninggalkan cinta itu, sebuah cerita penantian yang bukan hanya karangan. Terima Kasih Tuhan engakau telah memberikan dia untuk ku dan memenuhi harapa Ibu Ku. Aku melihat Ibu ku sangat menyayangi Gadis Kecil murid SD beliau yang sekarang tinggal satu rumah sesuai dengan harapan Menjadi bagian keluarga kecil kami.
Share:

romantis itu



Romantis ketika seseorang baru pertama kali PDKT, atau mungkin baru Pacaran mungkin juga Pengantin Baru, kehidupan terasa sangat menyenangkan dan sangat indah karena masalah belum banyak dihadapi, bisa dibilang masih terasa manisnya, tetapi bagi ku itu bukan Romantis yang seutuhnya sebab hal semacam itu bisa dikatakan wajar jika masih terasa romantis, seperti kehidupan ku sekarang baru saja menikah dan berstatus pengantin baru hidup terasa Indah. Kalau boleh dikatakan masa sekarang dunia terasa milik berdua.

Layaknya pengantin baru semua serba di Manjakan Istri sakit sedikit saja langsung bawa kedokter entah cuma lecet atau bentol digigit semut, Rumah Sakit bertaraf Internasional langsung dikunjungi, jika Istri tidak mau makan saya pun bergegas untuk mengambil makanan dan menyuapi, jika Isteri tidak mau mandi segera dimandikan, Jika Isteri males berjalan segera digendong, apapun semua hal dimanjakan seperti Bayi, bahkan hal kecil sekalipun seperti tidak bisa tidur seorang suami langsung bergegas menina bobokan.

Tetapi pertanyaan sederhana sampai kapan moment pengantin baru ini terasa sangat Romantis, 1 tahun, 2 tahun, 5 tahun atau bahkan 15 tahun setelah menikah apakah berubah atau tidak, belum lagi ditambah dengan kondisi ekonomi kesulitan mencari makan, atau bahkan dilanda dengan masalah rumah tangga lainnya saya rasa keromantisan itu tidak akan bertahan lama, Jika pengantin Baru semua kebutuhan atau perminataan Istri tidak ada yang tidak dikabulkan, tetapi seiring berjalannya waktu mungkin semua akan membiasa.

Hasil gambar untuk kakek nenek romantis




Aku sadar semua itu akan cepat berlalu dan berganti dengan sesuatu yang lebih serius lagi, dengan kondisi yang berubah keromantisan akan memudar pula, terkadang semua itu menjadi sebuah pertanyaan besar bagi ku, apakah itu yang disebut dengan romantis, atau mungkin ada sisi lain dari kehidupan ini yang bisa dikatakan Romantis yang sebanarnya, beberapa bulan ini aku terus mencari jawaban dari semua itu.

Bahkan sekarang yang menyadari kondisi itu tidak hanya aku, tetapi Istri ku juga seperti itu yang membaut ku bingung adalah saat kemarin sang Istri yang tidak lain adalah Sang Puteri bertanya arti "Romantis itu seperti apa" aku pun bingung menjelaskan kepadanya, tetapi jauh sebelum hari ini aku sempat melihat beberapa kehidupan orang lain yang sudah lebih dulu menikah, pertanyaan itu mengingatkan ku pada kisah nyata yang tidak lain adalah Dosen ku sendiri S1 dulu.

Kisah ini bermula saat aku sering berkunjung kerumah Dosen ku karena ada urusan bimbingan Skripsi waktu itu aku belum menikah hampir setiap hari selepas Magrib menunggu dirumah beliau, untuk minta tanda tangan namnya saja mahasiswa semeseter akhir sudah menjadi keharusan untuk berburu tanda tangan pembimbing atau penguji. Tidak ada yang menarik dari lingkungan komplek tempat beliau tinggal suasana komplek elite perumahan Dosen dengan semua kemewahan.

Biasanya saya menunggu beliau didepan pintu rumah, setiap hari belau selalu sholat berjamaah di Masjid berjarak 300 meter dari rumahnya seperti biasa Beliau dan Istrinya dari kejauahan terlihat berjalan menyusuri jalanan yang sedikit redup, hampir lebih dari satu bulan aku melihat beliau melakukan rutinitas itu bahkan saya sempat menanyakan kepad anaknya bahwa semua rutinitas yang dijalani sudah berlajan dari dulu sampai saat ini tidak ada yang berubah.


Bedanya kalau dulu dirumah cuma berdua sekarang ada banyak anak dirumah itu kebetulan semua sudah besar-besar. Semua terlihat biasa satu hal yang special aku selalu melihat Dosen ku yang saat itu usialnya menginjak usia kepala 5 tepatnya 50 tahunan berjalan berdua dengan Istri nampak kedua tangan mereka bergandengan sambil berjalan kaki sepulang dari Masjid menuju rumah, itu adalah pertama kali aku melihat pemandangan yang sangat menyentuh hati.

Kesesokan hari aku pun memiliki inisiatif untuk sholat berjamaah di Masjid yang sama sambil menunggu Beliau selesai tetapi Beliau tidak menyedari bahwa saya juga sholat di Masjid yang sama, entah kenapa aku sangat menyukai pemandangan sepulang dari sana melihat Dosen ku diusia senja masih bisa bergandengan tangan dengan lembut candaan mereka terdengar manja sang Istri terus menggoda Beliau sambil melontarkan beberapa kelucuan terlihat wibawa mereka bercanda dengan usia yang tidak muda lagi.

Aku pun berjalan 30 meter dibelakang mereka sambil menikmati pemandangan pasangan 50 tahun berpacaran, semua itu terus berlanjut selama hampir satu bulan lebih aku terus bimbingan tetapi keberadaan ku mengikuti beliau tidak diketahui. Sampai pada akhirnya semua skripsi ku di acc oleh beliau dan itu berarti aku sudah bisa menyelesaikan tugas akhir ku, tetapi disisi lain aku pun sedih karena tidak bisa melihat beliau berdua lagi.

Entah kenapa aku sanga suka melihat beliu masih romantis diusia itu, tetapi dalam hati ini juga berkata bahwa wajar saja kalau beliau bisa tetap romantis diusia senja karena keadaan ekonomi yang cukup stabil, sampai akhirnya terdengar bahwa Istri beliau ternyata sudah sakit keras dari dulu sampai saat ini lebih dari 20 tahun lamanya. Disana yang membuat ku terharu beliau ditengah kesibukan menjadi seorang dosen masih bisa bersikan lembut dan sabar dalam mengurusi Istri yang menderita kangker kronis.

Semua itu menjadi sebuah pelajaran, dan itu bukan kali pertama aku melihat pasangan usia senja pacaran, dilain waktu juga aku pernah melihat ada seorang kakek dan nenek disebuah pusat perbelanjaan terbesar kota Palembang mereka terlihat membawa kelurga besar anak dan cucu jalan-jalan untuk menghabiskan waktu Pasangan Chaines memanggil mesra sang suami dengan sebutan Sayang padalah usia mereka sudah 70 tahun berjalan ditengah keramaian berdua bergandengan tangan sambil melihat dan jalan-jalan terlihat sangat mesra.

Tidak hanya itu beberapa kali dilain waktu aku melihat pasangan kakek nenek yang berbeda bahkan bukan hanya sekali beberapa kali di warung pecel lele mereka terlihat asyik membersihkan mulut pasangan dengan sehelai tisu membersihkan bekas makanan sang Suami yang masih menempel di bibir dengan lembut pasangan kakek nenek ini juga terlihat sangat romantis, nampak terlihat sang suami memakai baju veteran bekas panasiunan Militer sedangkan nenek tersebut adalah seorang pensiunan guru SD.

Paling terakhir aku melihat keromantisan pasangan kakek nenek adalah malam ini, aku meliha pasangan senja yang duduk disebelah kami makan bercanda mesra berdua tertlihat dengan tongkatnya yang indah mereka berjalan berdua saling memeluk. Dalam hati aku terus berkata apakah mungkin aku nanti akan seperti mereka, disela-sela kesibukan bekerja pun setelah aku mengingat semua kejadian yang telah aku lalui segera aku menceritakan semua kisah ku dulu melihat semua pasangan senja yang romantis itu dan menceritakan semua itu kepada Istri ku.

Sempat mengerti apa yang aku sampaikan sekaligus menjawab semua pertanyaan arti "Romantis menurut ku"Tetapi Istri ku belum merasa lega dengan semua penjelasan itu, entah kenapa nampak ia belum menemukan jawaban tersebut. Beberapa bulan lamanya dari saat aku menceritakan semua kisah perjelanan dari kehidupan orang terdahulu, dibulan ini Istri ku kembali bertanya tentang arti keromantisan bagi ku.

Aku pun merasa sangat bingung karena penjelasan ku terdahulu tidak membuatnya mengerti tentang keromantisan, segera aku mengajaknya jalan-jalan dan berhenti disebuah pembuang sampah siang itu aku melihat ada dua orang pasangan yang sibuk bekerja siang dan malam tanpa memperdulikan bau busuk yag menyengat terlihat dua orang pasangan pemulung sedang memungut semua barang yang menurut orang sampah tetapi bagi mereka adalah sumber rejeki.

Istri ku pun marah dan bertanya mengapa dia dibawah kesana, padahal aku ingin menunjukan kisah yang berbeda kepadanya karena aku beberapa kali melihat pasangan itu setelah sore tiba berhenti bekerja dan membeli satu nasi bungkus yang kebetulan tempat yang sama tempat ku memberi, kemudian nasi itu diberikannya kepada dua orang anak dan istri untuk dimakan setiap sore. Tetapi yang terlihat sang suami tidak mau ikut makan, tetapi istri dengan lembut memberikan beberapa suap untuk sang suami.

Mereka makan berdua bercanda dan saling berpelukan meski kedua pasangan itu tidak lagi mudah usia mereka terlihat sudah sangat tua, setelah makan merek sejenak mengbrol mengenai kehidupan mereka yang sederhana itu dengan suara yang agak lantang. Aku pun menunjukan secara langsung disore berikutnya kepada sanga Isteri atas kejadian itu hampir 1 bulan aku terus memperhatikan keluarga kecil itu sebelum aku membawa Istri untuk melihat semua itu.

Setelah aku menjak Sang Isteri aku pun menjawab semua pertanyaan tentang Arti Romantis, dengan lembut aku mengatakan "Beb seperti itulah kehidupan keromantisan tidak hanya berlaku untuk mereka yang memiliki materi saja selalu ada alasan untuk tetap bahagia dalam kondisi apapun entah itu diusia berapapun, mereka yang pernah aku ceritakan dan kita lihat tidak pernah berubah dari mulai PDKT, Pacaran, Menikah bahkan sampai punya anak dan cucu, bersama menua menggu usia bahkan kesuliat ekonomi atau masalah besar yang telah dihadapi mereka tidak pernah merubah sikapnya entah itu Istri kepada suami ataupun sebaliknya.

Bahkan mereka tidak pernah mengeluh atas semua cobaan dan kesuliatan". Setalah itu Sang Istri memeluk ku dan meneteskan Air Mata, sambil mengatakan "Terima Kasih Suami ku atas penjelasan mu, kini aku mengerti seperti apa Romantis itu, kita mungkin tidak sesempurna mereka dalam menjalani hidup tetapi aku yakin bahwa semua kebahagian yang kita punya sekarang lebih dari cukup. Itulah yang dikatakan Istri ku diawal pernikahan kami setelah penjelasan semua itu kini ia tidak lagi merasa kwatir karena keromantisan bukan hanya miliki mereka yang memiliki hubungan baru atau materi. Karena kami sadar bahwa kami bukanlah orang yang kaya, hanya kesederhanaan yang kami miliki, tetapi itu sudah sangat cukup untuk membuat kami bahagia.

Terima kasih Sang Isteri, aku memperjuangkan cinta ini sebelum menikah 15 tahun lamanya setelah sekarang aku mendapatkan semua harapan ku, karena engaku sudah menjadi Istri aku ingin semua rasa itu tidak akan pernah berubah apapun yang terjadi entah itu waktu, usia atau kesulitan lainnya ketahuilah aku menyayangi mu karna Alloh.
Share:

kesetian itu

Setia itu terkadang menyakitkan untuk setiap orang yang belum pernah melakukannya. Menekan ego, siap untuk sakit hati dan berkomitmen. Jujur bagi ku hal ini terasa asing, jauh sebelum ini terjadi kesetian bagi hanya untuk mereka yang pantas dicintai dan mencintai lalu apa aku salah tuhan bila kekasih yang dicintai juga memiliki pujaan hati lain. Apa aku salah bila mempertanyakan akan memilih siapa antara aku dan dia kadang semua pertanyaan itu selalu terbayang.


Kegagalan dalam menjalin hubungan dimasa lalu membuat ku terus waspada dan ingin memastikan bahwa itu tidak akan terjadi lagi. Tepat hari ini aku pergi keluar kota mengerjakan beberapa tugas yang sempat tertunda, pastinya juah dari dirinya semua mimpi akan menjadi hidup. Betapa tidak dia memang sekarang sudah menjadi pacar bahkan kekasih yang merencakan pernikahan kedepan tetapi semua itu belum final sebab dia juga merencanakan pernikahan sebelum aku datang dengan lelaki lain.


Bahkan itu jauh sebelum kami pacaran, mimpi hanya satu bisa bersama dan membagi semua hidup ini dengannya kerja keras dimasa muda ku semua akan berikan jika memang dia memilih ku. Aku hanya bingung dengan sikap tidak tegas dan sering berbohong. Jika dia harus memilih laki-laki lain biarlah saat ini mumpung aku belum jatuh cinta lagi padanya.



Hasil gambar untuk novel


Menulis dalam keadaan galau memang akan memberikan kesan yang sedikit lebay tetapi percayalah satu hal bahwa aku memang benar-benar jatuh cinta padanya, mulai merasakan takut kehilanga, cemburu karena dia membagi persaan dengan ku dan orang lain selama ini aku bahkan tidak pernah merasakan jatuh cinta jika seseorang tidak menyukai ku tidak pernah terpikir untuk membuatnya jatuh cintah selalu pergi dan mencari cinta yang lebih baik.

Semua masalah diatas ku tulis dalam kondisi bukan seperti sekarang, aku hari ini menyelesaikan tulisan di draf blog karena belum sempat ada beberapa pekerjaan lain. Tetapi keadaan sekarang mulai berbeda saat aku menulis tiga kisah pertama keadaan tidak seperti sekarang aku belum mengenal lebih dekat meski prediksi dan analisis mengarah dan belum terbukti, aku yakinkan diri bahwa memang hanya ini saja masalah dari perjalanan cinta kami.

Memang ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, termasuk konflik hati yang tengah dirasakan saat ini, tetapi saat ini aku tidak ingin membagi kisah itu sampai nanti dan akan ku bawa sampai mati, aku hanya ingin menyelesaikan tulisan kemarin dengan kondisi keadaan ku sekarang yang ternyata ketakutan selama ini memang menjadi kenyataan.

Mimpi buruk yang dirasa ternyata berubah menjadi kenyataan, aku hanya ingin membahas dan menjelaskan perjalanan tulisan ini tidak lebih bahwa memang setia kadang menyakitkan apalagi sudah berusaha keras untuk menyakinkan diri bahwa seseorang pantas untuk diberikan kesetiaan. Bukan hidup ku mungkin jika berjalan sesuai dengan harapan tanpa ujian yang berarti.

Aku sadar bahwa semakin tinggi pohon akan semakin kuat angin yang akan menerpa, akarlah penentu dari roboh atau tidaknya pohon. Seperti itulah manusia terpuruk atau tidak bergantung pada sikap dan perubahan untuk menjadi lebih baik tidak ada yang tidak bisa berubah selagi niat dan usaha dilakukan akan tetap bisa dilakukan. Aku sadar bahwa aku bukanlah orang baik yang sempurna selalu taat pada agama, aku bukan seperti itu banyak dosa dan perbuatan salah yang pernah dilakukan.

Masa lalu ku tahun 2014 mengajarkan ku arti setia pada seseorang, Aku sempat dekat dengan seorang gadis yang menurutku sempurna bahkan kami dekat saja menggunakan cara Islam tidak pacaran jika siap langsung melamar, Proses pengenalan dari Taaruf sejak tahun 2012 silam aku mengenal sosok gadis itu dan jujur maski sikap tidak menunjukan suka tetapi aku sudah mulai bisa setia untuk beberapa kali dan terasa paling special untuk pertama kalinnya.

Memang ada beberapa kali pancingan meski kami hanya berteman, jika aku mencintainya harus siap untuk menikahi dan melamar karena bagi pasangan restu orang tua adalah keputusan dia. Gadis yang dimaksud bukan yang ingin dinikahi sekarang. Jujur jika kalian membaca cerita sebelumnya mungkin tahu paham alurnya bahwa sebelum tahun ini 2015 aku pernah berusaha setia kepada orang yang berbeda sampai akhirnya.

Dari setia aku belajar banyak hal, Bahkan aku bisa melupakan sang puteri karena aku mulai merasakan bisa setia dengan pilihan ini. Tetapi Tuhan berkata lain dari kesetian itu aku dapatkan kekecewaan Tepat pada bulan Agustus 2015 aku ditinggal menikah. Sebelum ditinggal aku hanya meminta beberapa bulan untuk mencapai target karir setelah itu aku akan melamar Gadis tersebut, tetapi dua minggu sms yang dikirim Si Gadis tidak dibalas, setelah aku bahas dia malah mengundang ku untuk bisa hadir dipernikahan bukan menjadi pengantin tetapi hadir jadi tamu. Ingin kecewa rasanya, tetapi tidak pantas karena dia bukan siapa-siapa pacar pun bukan, rasa itu disimpan sendiri. Dari sana aku sadar bahwa mungkin aku tidak baik untuknya.

Aku tidak pernah menyesal jika dari kesetiaan akan ada banyak kekecewaan yang didapat, luka, sedih tersiksa, tapi aku sadar bahwa kesetiaan yang tulus akan menghasilkan kebahagiaan, jika memang kesetiaan itu menyakitkan, setidaknya aku sudah memberikan yang berbaik untuk orang yang tidak setia kepada ku. Percaya Janji Alloh Jika kita memikirkan kebahagiaan orang lain maka yang menjamin kebahagiaan kita adalah Alloh.

Kini menemukan hati lain yang menurutku impian selama ini, sosok Sang Puteri meski pada akhirnya memberikan kekecewaan juga, aku kembali merasakan hal yang sama, tetapi aku tetap akan melakukan hal sama sekali lagi mulai untuk setia pada pilihan bahkan berkali-kali. Aku sadar hal menyakitkan sekalipun jika itu sebuah kebaikan akan tetap dilakukan, tidak ada lagi yang bisa dikeluhkan kerana malu kepada Tuhan karena ada banyak sekali yang belum disyukuri.

Kadang dari mengeluh bukan tidak baik, dari sana kita mengetahui apa yang tidak diketahui dari yang dilihat. Ini aku yang sekarang memiliki rencana Menikah salah satu komitmen bentuk dari sebuah kesetian, tetapi apakah tetap bisa setia kepada orang yang sudah mengabaikan kepercayaan tidak hanya sekali bahkan beberapa kali ?. Pertanyaan seperti itu kadang muncul dari hati ini.

Waktu dan pahitnya hidup mengajarkan ku menemukan jawaban arti dari sebuah Kesetiaan. Aku tidak bisa berbuat apapun dan untuk apapun, tidak bisa memaksa untuk berubah sesuatu, tidak bisa mengatakan hal yang muluk-muluk dalam sebuah hubungan selayaknya manusia yang pasti melakukan kesalahan. Karena kepastian sebuah perkataan terdakang berubah jika keadaan yang berbeda sudah dirasa.

Berulang kali aku mengatakan hal ini bahwa "Aku akan berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan, memilihnya dengan segala kekurangan, jika benar memang suatu saat aku dikhianati dan tidak mendapatkan kebahagian atas pilihan yang sudah diperjuangkan, aku Ihklas Menerima pilihan itu, Yakin bahwa Alloh akan menjamin kebahagiaan ku jika aku sudah berusaha keras untuk membahagiakan orang yang ku sayang.

Sekali lagi Aku tidak bisa merubah siapapun dan apapun, yang ku bisa hanya membuat mereka berfikir dan menyadari apa yang harus dilakukan dan pantas untuk itu. Selebihnya aku tidak menginginkan yang lain Ya Alloh. Saat aku Ikhlas menerima semua yang dirasa sampai sejauh inilah aku mendapatkan apa yang aku inginkan sesuai dengan jalan yang benar doa ku terjawab satu persatu.

Mungkin yang pernah dilakukan entah itu aku atau pasangan ku dimasa lalu adalah dosa besar yang sulit diampuni, aku siap mengantikan posisinya dengan segala dosa yang ku miliki bila harus menerima hukuman mu Ya Rob, aku akan pergunakan waktu hidup ini untuk membimbing nya dengan cara yang aku bisa. Engkau Maha Segala-galanya.

Setia itu Menyakitkan tetapi untuk bahagia kita harus mencoba untuk merasakan resiko apapun itu. Aku bukan orang baik Tuhan setiap hari ada saja kesalahan yang dilakukan, aku percaya meski jodoh kami yang mengupayakan semua atas kehendak mu. Jika tidak baik untuk hidup ku aku percaya engkau tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi, tetapi hal sebaliknya Jika baik seperti apa ujian yang dihadapi kami akan tetap bersatu.

Untuk kesekian kali menegaskan Aku tidak bisa berjanji untuk setia kepada pasangan karena perkataan sering berubah-ubah sesuai dengan kondisi yang dirasakan tetapi yang perlu diingat hanya satu hal untuk meyakinkan dia bahwa. "Pikirkan jika ada banyak hal lebih baik diluar sana dan aku bisa memperoleh dengan mudah, tetapi aku masih memperjuangkan cinta kita bertahan mencoba setia, mengorbankan semua kebahagian ku untuk membahagiakan mu, dan bahagia bersama. Berarti Cinta ini bukan cinta sesaat ku gunakan logika untuk memilirkan perasaan itu dan jika sudah diputuskan itu akan bertahan sampai aku meninggal dunia nanti.

Cobaan kita mungkin tidak banyak sayang, tetapi akan ada banyak masalah baru yang mencoba mengingatkan kita dengan masa lalu dan merenggangkan hubungan ini. Aku ingin buktikan pada Alloh bahwa kita bisa bersama terus sampai akhir nanti, Aku menulis ini bukan untuk terakhir tetapi aku ingin saat nanti aku mulai dihasut Setan ragu dengan mu, aku bisa membaca kembali perjalanan bahwa perjuangan ku untuk perjalanan cinta kita sudah sampai sejauh ini.

Jika aku meninggal lebih dulu dari mu sayang, permintaan cuma satu aku ingin kau tetap mempertahankan semua hal yang baik yang sudah ku ajarkan, jangan pernah berubah meski aku telah tiada. Kamu harus mencari orang yang lebih baik dari ku yang bisa membimbing mu lebih baik lagi. Tetapi mimpi ku bisa bersama mu sampai nanti seumur hidup, menua bersama, melihat anak-anak kita besar, dan meninggal dunia bersama. Manusia akan berhenti bernafas ketika tidak lagi bermimpi dan semua terget dianggap sudah tercapai. Aku akan terus bermimpi agar tetap bernafas.

Setia itu sederhan, Ihklas berprasangka apapun yang terjadi tetap berbuat yang terbaik kepada siapapun termasuk kepada orang yang sudah berkelakuan buruk, dan mempercayakan semua kepada Tuhan. Meski kita tidak bisa seperti Rosull setidaknya kita bisa mengikuti sedikit saja perilaku contoh yang sudah ada dengan hati tulus. Kesetiaan itu bukan dari pasangan tetapi dari diri sendi untuk menjaga satu hati dan menutup hati untuk lainnya sepanjang nafas masih berhembus. Setia itu menjaga diri dan percaya bahwa hal sama dilakukan oleh pasangan. Selebihnya Ikhlas
Share:

Kegagalan Terbesar

Kesalahan dan Kegagalan Terbesar dalam hidup ku, usiaku baru 23 tahun awal tahun baru ini tepat bulan 6 Februari 2016 ulang tahun ku ke 24, sebelumnya aku pernah menulis sebuah List Harapan untuk beberapa tahun kedepan dimulai dari menikah di usia 28 tahun, setelah ketemu seseorang yang cocok mundur jika tidak 24 atau 25 tahun, semua rencana keliling Indonesia, sebelum menikah akan membeli rumah, membeli kendaraan, liburan ke Bali dan membahagiakan seseorang yang sangat ku sayang dengan cara ku sendiri.


Bahkan setelah menikah kami akan menikmati pernikahan kami tanpa harus mempunyai anak terlebih dahulu, rasa optimis itu terus menjadi modal utama semua itu bisa berjalan sempurna, bahkan tanpa disadari memang benar ada sebuah ketetapan tuhan yang tidak bisa dirubah bahkan tanpa disadari pula keoptimiskan ku melupakan doa, kini aku sangat amat percaya kekuatan doa menjadi faktor sangat penting untuk mencapai keberhasilan.


Dalam setiap usaha memerlukan doa yang sangat keras, disini aku merasa sangat gagal dalam mencapai itu semua karena mulai menyampingkan doa dan selalu berkata Optimis, aku percaya semua itu memang adalah pilihan yang sudah aku tentukan, tetapi sadari bahwa semua itu memang murni kesalahan ku, bahkan waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali, kini untuk kesekian kalinya aku terjatuh dalam jurang yang sangat amat dalam.





Bahkan selam 23 tahun aku membangun nama baik dan popularitas semua hilang dalam hitungan jam saja tanpa disadari aku telah gagal, satu hal yang ku punya sekarang kemampuan dan orang yang sudah ku hancurkan hidupnya menemani keterpurukan ku, Itu akan menjadi modal untuk ku bangkit lebih dalam lagi, aku percaya semua itu sudah menjadi ketentuan yang harus diselesaikan untuk kesekian kali aku terjatuh entah untuk kali ini apakah bisa bangkit atau tidak semua belum tahu.


Karena saat ini aku tidak punya apa-apa lagi, bahkan seseorang yang sangat amat ku cintai saja hidupnya ditangan ku hancur, semula aku ingin sekali mewujudkan semua mimpinya menjadi kenyataan tetapi dalam waktu yang bersamaan seolah dia yang kucintai tidak akan pernah bangun dari tidur panjang dan hidup dalam dunia mimpi karena untuk mewujudkan mimpinya aku telah gagal dan gagal.


Dear God, semula ku kira tahun baru ini aku akan bersama orang yang sangat ku cintai tanpa memilikirkan kesedihan lagi, ternyata memang benar manusia hanya bisa berusahan dan ada takdir yang sudah ditetapkan ada juga yang bisa dirubah dengan usaha dan doa yang kita lakukan, mungkin aku selama ini terlalu rasional sampai-sampai kepercayan ku kepada sang pencipta tanpa disadari mengurang, entah apa yang harus aku lakukan saat ini untuk memperbaiki itu semua, yang tersisa hanya kemampuan ku dan dia orang yang telah aku hancurkan hidupnya yang menemani dalam sebuah penderitaan seumur hidup.


Dari apa yang tersisa akan ku gunakan waktu seumur hidup ku dan seluruh kemampun ini agar bisa memperbaiki semuannya, karena satu hal sesuatu yang telah dimulai harus segera diakhiri, karena jika ini sebuah permainan yang tidak bisa dihentikan satu-satunya cara adalah mencapai sampai finish tentu itu akan berakhir, meski menghabiskan seluruh sisa hidup ku aku rela untuk menebusnya dengan semua kemampuan yang tersisa.


Engkau Sang Puteri yang duduk tertunduk lesu disudut tempat tidur mu, tahukah satu hal semua ini adalah kesalahan ku, semua itu karena ku, tidak ada lagi senyum lepas mu dan semua penderitaan itu akan terasa sangat lama, tetapi aku berjanji pada diri ini, janji yang akan aku ingat seumur hidup ku bahwa aku akan memperbaiki semuanya dengan seluruh yang ku punya, "Maaf aku hanya bisa membuat selalu sedih dan sedih bahkan untuk bahagia engaku belum bisa merasakan bersama ku".


Hidup mu seketika semakin terpuruk dengan semua ini, tetapi aku akan tetap percaya bahwa semua kesalahan tidak ada istilah terlanjur rusak, karena setidaknya tidak seharusnya apa yang telah dilakukan malah diperparah, aku pun rasanya sudah malu untuk meminta kepada Mu Ya Rob karena untuk taat saja Hamba mu ini belum bisa bahkan jauh dari Kata Taat. Tetapi aku tidak tahu kemana lagi aku harus kembali dan mengadu tentang semua ulah ku ini.


Aku akan terima jika harus malu seumur hidup, tetapi yang akan ku minta satu hal "Aku ingin bersama orang yang sangat ku sayang yaitu Sang Puteri bersama menghabiskan sisah umur ku di dunia ini bersamanya dan aku tidak peduli lagi apapun yang terjadi asalkan satu hal itu setelahnya aku akan pergi jauh entah kemana, ke kota yang berbeda dimana semua masalah ini akan tertutup tanpa ada satu orang pun yang mengetahuinya.


Untuk menyesal saja rasanya aku sudah tidak pantas lagi, untuk meminta kepada Sang Pencipta juga tidak layak lagi, kini aku merasa sangat sendiri, aku harus sadar mungkin juga semua ini karena aku kurang bersyukur dengan semua yang ku punya, dengan ini Alloh mengambil semua yang sudah aku punya, tetapi jika ini permintaan terahir yang akan dikabulkan aku minta satu hal lagi Ya Rob, Biarkan Aku dan Sang Puteri bersama menghabiskan seumur hidup untuk memperbaiki kesalahan ini dan mengejar akhirat mu amin.


Menangis pun percuma sesuatu yang telah terjadi tidak akan kembali dengan ditangisi, Satu-satunya cara adalah menerima konsekensi yang telah dilakukan dan menyelesaikan semua serta perlahan memperbaiki hidup ini. Aku juga bersyukur kepada Alloh Bahwa semua yang telah terjadi pasti ada hikmahnya mungkin ini cara kami untuk cepat melangsungkan pernikahan. Kalian bingung pasti saat membaca kisah ini tetapi seperti inilah Konflik Hati yang sebenarnya.

Setiap orang mungkin pernah merasakan kegagalan dan kesalahan terbesar dalam hidupnya semua itu tergantung situasi dan kemampuan yang dimiliki, tetapi satu hal yang pasti tidak satu orang pun Alloh biarkan menderita meski orang yang kafir pun masih diberikan semua nikmat, karena aku sangat yakin Alloh Maha Segala-galannya aku tidak mau lagi melakukan kesalahan terbesar seperti ini untuk kali ini akan menjadi yang pertama dan terakhir di hidup ku.

Aku telah melakukan kesalahan dan kegagalan untuk mewujudkan semua mimpi Sang Puteri menjadi kenyataan dan itu adalah kesalahan dan kegagalan terbesar dalam hidup ku yang pernah aku lakukan karena kami sebelum hari ini seperti senja malam dan fajar pagi datang sebentar indah dan bergati gelap, datang sejuk dan berganti siang dan semua akan dimulai dan diakhiri semua tentang hari ini meski lelah pasti akan berakhir terima kasih Tuhan atas Nikmat Mu.


Kita tidak mampu menceritakan secara jelas mengenai kesalahan dan kegagalan hanya sebuah Abstrak tinggal bagaimana kalian menganalisis dan menebak bagaimana suasna hati Penulis saat menulis kisah ini. Aku percaya bahwa setiap ujian tidak akan diberikan di luar batas kemampuan umatnnya, dan aku percaya itu, Tahun Baru yang Bahagia meski dibalut luka kini ku bisa berbagi cerita dengan orang terkasih, terima kasih Tuhan atas semua yang engkau gariskan untuk kisah hidup ku. Mulai hari ini aku tidak akan menghabiskan sisa hidup ini dengan sia-sia lagi.
Share:

Blog Archive

Definition List

Unordered List

Support